Gejala Kanker Vagina

Gejala kanker vagina penyakit kanker vagina adalah penyakit yang terjadi pada bagian alat kelamin wanita yang terdapat benjolan atau infeksi yang harus di tindak lanjuti dengan segera. Penyakit ini sering disebut dengan penyakit kanker serviks. Dan siapa saja bisa mengalaminya, jika dalam kebersihan vagina kurang di jaga. Dan kanker vagina ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya sekali dan resiko yang di alami cukup besar. Penyebab kanker vagina bisa kalian ketahui dengan membaca artikel ini sampai tuntas. Faktornya seperti merokok yang aktif, sex bebas yang sering di lakukan serta sering menggonta ganti ketika ingin melakukan sexs.

kankervagina

 

Penyakit kanker vagina ini lebih sering terjadi pada wanita yang berumur 30 sampai 45 tahun. Untuk melakukan pencegahannya bisa di lakukan dengan cara selalu menjaga kebersihan pada bagian organ intim wanita dan hindarkan dari hubungan sexs  bebas. Dalam pengobatannya yang dapat di lakukan untuk penyakit kanker vagina bisa dengan memakai ramuan yang terbuat dari bahan bahan herbal, seperti kulit manggis. Yang cara membuat obat dari kulit manggis sangat mudah dan aman. Tinggal memasaknya yang telah di bersihkan, dan jangan lupa tambahkan pada daun sirsak dan madu. Pengobatan ini paling mudah dan aman. Atau juga bisa di lakukan dengan mengkonsumsi obat obatan dari dokter.

Gejala kanker vagina

Apabila kita mengalami kanker vagina atau serviks, pasti pertamanya akan datang gejala kanker vagina yang di alaminya.

  • Nafsu makan tidak ada

Orang yang nafsu atau selera makannya berkurang itu merupakan tanda tanda yang harus diwaspadai karena bisa saja dalam diri kalian terdapat penyakit. Dan ada beberapa penyakit yang bisa mengalami kondisi seperti ini. tubuh juga akan mengalami kurus dan tidak ada tenaga sekalipun karena asupan makan yang di konsumsi tidak ada. Gejala kanker vagina pun akan mengalami dimana tidak ada selera makan sama sekali. Hal ini harus di tindak lanjuti dengan segera, agar penyakit yang di alami tidak dapat menyebar keseluruh bagian vagina. Penyakit ini merupakan penyakit yang berbahaya yang nyawa kalian juga bisa melayang karena kanker serviks atau vagina terjadi pada diri Anda. penyakit ini tidak bisa disembuhkan dalam waktu yang cepat, melainkan dengan cara bertahap dan harus di lakukan dengan rutin.

  • Tulang mengalami nyeri

Tulang yang terdapat pada bagian otot akan mengalami rasa nyeri atau sakit itu bisa di alami oleh siapa saja, jika kita sedang lelah atau pegal, setelah menjalankan kegiatan atau aktivitas yang cukup padat. Dan biasanya orang menyembuhkannya dengan pengobatan dari luar yang menggunakan minyak. Tapi rasa nyeri pada tulang ini bisa di jadikan sebagai gejala kanker vagina yang akan di alami oleh wanita jika sedang terkena kanker serviks. Tulang tulang ini seharusnya di jaga dengan baik yang berfungsi untuk menopang tubuh supaya tidak jatuh. Jika tulang yang terdapat dalam tubuh rusak, menandakan kalian akan mengalami masalah. Maka dari itu kalian harus bisa membuat tulang tulang ini menjadi kuat dengan mengkonsumsi air putih yang cukup. air putih ini di konsumsi dalam perharinya sebanyak 8 gelas yang sebanding dengan dua liter. Banyak sekali manfaat yang terkandung pada air putih yang berfungsi untuk mencegah dan mengobati dari segala penyakit.

  • Kaki membengkak

Kaki yang bengkak akan menimbulkan rasa sakit, apalagi jika digunakan untuk berjalan. Kaki bengkak seperti di ibaratkan kaki gajah. Hanya sebagian orang saja yang mengalami pembengkakan pada kaki dan wanita hamil pun akan mengalami kejadian seperti ini juga. Dan gejala kanker vagina pun juga bisa terjadi awalnya yang mengalami kaki bengkak. Makannya untuk itu harus lebih berhati hati lagi dalam hal ini, yang jika diantara kalian mengalami kejadian seperti ini, dengan segera melakukan penanganan atau tindakan yang cepat dan tepat untuk masalah seperti ini. bila tidal akan semakin buruk dan bahaya bagi yang mengalaminya. Penyakit ini bukan merupakan penyakit yang ringan, melainkan penyakit yang bisa membuat kematian.

  • Turunnya berat badan

Berat badan yang turun tanpa adanya sebab dan akibat adalah masalah yang harus di pertanyakan. Biasanya bagi orang yang sedang  menjalankan program diet bisa saja mengalami penurunan berat badan. tetapi jika turunnya berat badan tanpa sebab, itu bisa saja ada riwayat penyakit yang sedang dialaminya. Dan gejala kanker vagina pun akan mengalami kondisi dimana berat badan akan menurun secara drastis  yang berangsur angsur. Untuk itu kalian harus lebih berwaspada terhadap diri sendiri, agar tidak mudah mengalami yang namanya kanker vagina atau serviks.

  • Urin yang di keluarkan terdapat darah

Ketika ingin kencing atau buang air kecil, pasti yang di keluarkan akan berwarna kuning atau putih. tetapi jika di dampingi dengan warna merah berupa darah bisa saja sedang mengalami yang namanya gejala kanker vagina. Kanker vagina itu sangat menyeramkan sekali bagi yang menderitanya. Dan ada lagi tanda tanda atau ciri ciri yang mengalami kanker vagina. Yaitu penyakit keputihan abnormal dan vagina mengalami sakit pada saat tidak dan  buang air kecil.

Gejala Kanker Vagina

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , , | Leave a comment

Mencegah Kanker Vagina

Mencegah Kanker VaginaKanker merupakan salah satu jenis penyakit parah yang bisa dialami oleh siapa pun. kanker juga tidak hanya bisa menyerang satu bagian tubuh saja, tetapi kanker bisa menyerang seluruh bagian tubuh. wanita dan pria sama sama memiliki potensi untuk menderita penyakit kanker pada organ tubuhnya. Ada jenis penyakit kanker vagina yang dialami oleh wanita. Kanker vagina berbeda dengan jenis penyakit kanker servik, tetapi sama sama menyerang organ penting wanita.

Penyakit kanker vagina terletak dibagian vagina, sehingga kondisi ini bisa menyebabkan beberapa masalah kewanitaan. Ada dua hal yang memicu terjadinya kanker vagina, yang pertama kanker vagina sekunder dan yang kedua ialah kanker vagina primer. Kanker vagina sekunder bisa dikatakan jika vagina organ yang kedua yang terdapat sel kanker, karena ada organ tubuh lain yang lebih dulu terdapat sel kanker lalu menjalar ke vagina. Dan jika kanker vagina primer, sel kanker benar benar terdapat di vagina pertama kali.

kanker vagina

kanker vagina

Kanker vagina bisa dialami oleh wanita muda atau pun wanita muda, tetapi yang paling banyak menderita penyakit kanker vagina ialah wanita yang usianya telah mencapai 60 tahunan. Sel kanker yang ada di vagina lebih berpotensi terjadi pada wanita yang pada saat masih di dalam kandungan terkena obat diethylstilbestrol. Maka dari itu untuk wanita yang sedang hamil tidak bisa mengkonsumsi sembarangan obat karena alasannya bisa membahayakan kesehatan janin, baik pada saat masih di dalam kandungan atau pun ketika sudah lahir. Sama seperti jenis kanker pada umumnya, kanker vagina tidak diketahui secara pasti penyebabnya karena sel kanker akan muncul secara tiba tiba. namun, ada beberapa faktor penyebab kanker vagina.

Kanker vagina bias dialami oleh semua wanita, selain karena terkena suatu obat tertentu, kanker vagina bisa dialami karena infeksi pada vagina oleh virus. ada banyak jenis virus yang bisa menginfeksi tubuh, yang salah satunya ialah virus HPV yang merupakan virus penyebab penyakit kelamin. Selain di picu oleh virus HPV, virus yang tidak jauh berbeda seperti virus HIV pun meningkatkan risiko penyakit kanker rahim. Biasanya kedua virus tersebut bisa menginfeksi tubuh karena ditularkan oleh orang lain. penularan virus tersebut bisa dari hubungan seksual dengan orang yang lebih dulu terinfeksi, maka dari itu berhubungan intim harus dengan pasangan yang sehat dan tidak sering ganti.

Mencegah Kanker Vagina

Penyakit kanker vagina selain bisa dialami akibat virus, juga bisa disebabkan oleh hubungan seksual terlalu dini. tidak baik jika wanita sudah berhubungan intim ketika usianya masih dibawah umur, karena sel sel di dalam tubuh masih baru berkembang, sehingga bisa sangat mudah untuk terdapat sel kanker. sel tidak normal yang tumbuh pada vagina pun bisa berubah menjadi sel kanker, karena itu hati hati menjaga kesehatan vagina. wanita yang berpotensi untuk menderita kanker vagina pun bisa dari kalangan wanita yang menjadi perokok aktif. Sebab tidak baik jika menjadi perokok aktif, baik itu wanita atau pria.

Lebih besar potensi penyakit kanker apabila lebih dulu mengalami penyakit kanker di bagian tubuh yang lainnya. sebab tidak normalnya pertumbuhan sel bisa dialami secara tiba tiba. karena itu melakukan tes pap smear yang merupakan rangkaian tes yang bisa dilakukan oleh wanita setiap tahun sangat penting. Gejala kanker vagina pun tidak terlalu jelas, biasanya jika sudah parah baru akan muncul gejala. Gejala yang bisa terjadi bisa gatal vagina, atau pun keputihan tidak normal karena bercampur dengan darah. setiap kali berhubungan intim pun vagina bisa berdarah jika terdapat sel kanker. gejala lainnya bisa menyebabkan nyeri di bagian vagina pada saat buang air kecil, seperti sedang mengalami infeksi saluran kemih. Kanker vagina bisa sembuh jika usia masih belum terlalu tua, sebab pengobatan untuk orang tua bisa lebih lama.

Karena itu mencegah kanker vagina sejak dini sangat dianjurkan agar tidak bermasalah dikemudian hari. Di bawah ini beberapa cara untuk mencegah kanker vagina :

  • Hubungan seksual yang sehat, mencegah kanker vagina tidak sulit jika sudah mengetahuinya. Mencegah kanker vagina yang pertama bisa dengan melakukan hubungan seksual yang sehat. hindari hubungan seksual sejak dini, jika belum di usia 20 tahunan sebaiknya tidak dilakukan. untuk mencegah kanker vagina pun harus berhubungan seksual yang sehat dengan tidak mengganti pasangan.
  • Tidak merokok, selain hubungan seksual yang sehat, mencegah kanker vagina dengan menghindari rokok. Kini tidak sedikit wanita yang merokok, padahal rokok buruk untuk tubuh. rokok bisa menyebabkan berbagai macam kanker, yang salah satunya juga kanker vagina.
  • Lakukan tes pap smear secara teratur, mencegah kanker vagina juga dengan melakukan tes pap smear secara teratur. Jika usia sudah mencapai 25 tahun sebaiknya teratur melakukan tes ini sebanyak tiga tahun sekali. Dan untuk orang usia lanjut diatas 50 tahun bisa melakukan tes lima tahun sekali.
  • Suntik vaksin, untuk mencegah kanker vagina sebaiknya mendapatkan suntik vaksin virus HPV dan juga virus HIV sehingga lebih kecil risiko menderita kanker vagina. (By:RM)

Mencegah Kanker Vagina

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Vagina

Cara Mencegah Kanker Vagina – Vagina merupakan organ kewanitaan yang sangat penting, yang fungsinya juga sebagai penghubung organ reproduksi wanita di bagian dalam juga. vagina juga memiliki banyak gangguan kesehatan yang ringan dan juga serius, gangguan yang ringan bisa seperti gatal vagina, bau bagian, atau pun keputihan dan yang paling serius yaitu penyakit kelamin seperti gonore dan juga penyakit kanker. Penyakit kanker vagina merupakan penyakit vagina yang paling serius karena adanya sel kanker di dalam vagina bukan hal asing, banyak wanita yang mengalaminya dan tidak jarang akan mengancam nyawanya. Penyakit kanker vagina, penyakit yang akan menyebabkan kondisi organ reproduksi wanita yang akan terganggu, karena saling berhubungan. Bagian dalam vagina yang paling sering mengalami perubahan sel pra kanker dan menjadi kanker, dan bagian dalamnya bisa pada bagian mulut rahim atau pun pada bagian leher rahim. Penyakit kanker vagina juga dikenal dengan penyakit kanker servik, yang tidak sedikit wanita yang telah mengalaminya.

kanker vagina

kanker vagina

Penyakit kanker vagina bisa di miliki oleh wanita muda atau pun wanita dewasa, namun potensi untuk menderita penyakit kanker vagina dialami pada wanita yang telah berhubungan seksual. Wanita yang telah berhubungan seksual lebih rentan untuk menderita penyakit kanker vagina, karena di sebabkan oleh virus. Penularan virus yang lebih besar terjadi dengan melakukan hubungan seksual yang bisa menyebabkan kanker vagina maupun penyakit kelamin. Penyakit kanker vagina disebabkan oleh jenis virus hpv, yang akan menginfeksi vagina jika memasuki vagina. vagina yang terinfkesi oleh virus hpv akan menyebabkan sel di dalam vagina akan berubah menjadi sel pra kanker, karena tidak diketahui dengan cepat sehingga lama kelamaan akan berkembang menjadi sel kanker. Penyakit kanker vagina bias dialami juga karena di sebabkan oleh imun tubuh yang lemah, karena di sebabkan oleh imun tubuh yang lemah akibat dari penyakit hiv aids bisa menyebabkan penyakit kanker vagina juga. selain di sebabkan oleh virus, risiko tingginya terkena penyakit kanker vagina dialami karena hal lainnya.

Cara Mencegah Kanker Vagina

Kanker vagina bisa meningkat risikonya pada wanita yang sering melakukan hubungan seksual dengan berganti ganti pasangan, karena itu bisa menularkan virus hpv. Wanita yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat juga memiliki risiko yang tinggi untuk menderita penyakit kanker vagina, karena di sebabkan oleh rokok bisa menyebabkan penyakit kanker vagina juga. pil kb yang di gunakan untuk mengatur hormon tubuh atau alat pencegah kehamilan bisa menyebabkan penyakit kanker vagina. penyakit kanker vagina bisa dialami pula oleh wanita yang telah melakukan proses melahirkan di usia yang terlalu muda, atau dialami akibat dari faktor genetik.

Terjadinya penyakit kanker vagina bisa ditandai dengan adanya keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal akan menyebabkan bau vagina, cairan keputihan yang tidak bening dan putih, dan juga akan menyebabkan vagina gatal . tanda terjadinya kanker vagina juga akan menyebabkan vagina sering pendarahan, pendarahan yang bukan di saat waktu menstruasi atau pada saat telah terjadi menopause juga bisa menyebabkan kanker vagina, pada saat setelah melakukan hubungan seksual juga bisa menyebabkan pendarahan juga. sakit di saat melakukan hubungan seksual merupakan gejala kanker vagina atau sakit ketika buang air kecil. Namun, semua gejalanya biasanya dialami pada saat tahap kanker vagina sudah stadium lanjut.

Gejala kanker vagina terjadi pada tahap lanjut karena pada awal terjadinya penyakit kanker vagina di awal tidak menunjukan gejala, sehingga penyakit kanker vagina tidak sulit diketahui tanpa melakukan pemeriksaan. Maka dari itu ada cara mencegah keker vagina bisa dilakukan agar tidak akan menyebabkan kanker di dalam vagina. seperti di bawah ini cara mencegah kanker vagina :

  • Hubungan seksual yang sehat, cara mencegah kanker vagina yaitu degan menghindari hubungan seksual dengan banyak pasangan. Karena penyakit kanker vagina di sebabkan oleh virus maka dari itu apabila melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan bisa menyebabkan penularan penyakit kelamin menular yang di sebabkan oleh virus hpv, cara mencegah kanker vagina juga bisa dengan melakukan suntik vaksin virus hpv sehingga akan terhindar dari penyakit tersebut yang di sebabkan oleh infeksi.
  • Gaya hidup sehat, banyak wanita yang menjalani pola hidup yang tidak sehat menderita penyakit kanker vagina atau kanker servik. Oleh sebab itu cara mencegah penyakit kanker vagina yaitu dengan menjalani pola hidup sehat. Mengubah gaya hidup yang lebih baik akan membantu untuk mencegah penyakit kanker vagina. hindari rokok dan alkohol merupakan langkah yang baik untuk dilakukan.
  • Melakukan pemeriksaan, pemeriksaan penyakit kanker vagina dikenal dengan nama pap smear yang merupakan cara untuk mengetahui keadaan kondisi perubahan sel di dalam vagina. cara mencegah kanker vagina dengan pemeriksaan ini bisa dilakukan sebanyak satu kali saja setiap 5 tahun sekali sehingga akan mengetahui kondisi sel di dalam vagina.
  • Hindari melahirkan terlalu dini, melahirkan di usia muda bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker vagina. maka dari itu cara mencegah kanker vagina dengan tidak melahirkan di bawah usia 20an.

Cara Mencegah Kanker Vagina

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Vagina

Faktor Penyebab Kanker Vagina – Selain ada kanker rahim ada pula kanker vagina, karena vagina juga bagian dari organ tubuh yang menjadi penghubung antara rahim. Kondisi kesehatan vagina yang tidak terjaga dengan baik bukan hanya bisa menyebabkan gangguan kesehatan vagina berupa keputihan atau pun vagina gatal saja tetapi juga bisa menyebabkan penyakit kanker. Sel kanker bisa berada di organ vagina dan pemicunya hampir sama dengan penyakit kanker rahim juga. maka dari itu penyakit kanker vagina bisa dialami karena di sebabkan oleh sejak awal sel kanker ada di vagina atau pun sel kanker vagina berasal dari bagian tubuh lainnya yang memiliki sel kanker lebih dulu lalu menjalar kebagian vagina setelahnya. Penyakit kanker vagina banyak yang tidak diketahui oleh penderitanya di tahap awal karena gejalanya yang sangat minim sulit untuk diketahui penderita penyakit kanker vagina. karena itu penyakit kanker vagina juga harus diwaspadai, agar tidak dialami atau diketahui di saat sudah tahap lanjut.

kanker vagina

kanker vagina

Penyakit kanker vagina sulit diketahui karena di sebabkan tidak menunjukkan gejala yang signifikan yang di tunjukkan oleh tubuh, banyak orang yang mengetahui penyakit kanker vaginanya di saat sudah cukup parah atau di saat tahap lanjut, atau juga bisa diketahui pada saat melakukan tes pap smear yang merupakan tes khusus untuk mengetahui keadaan perubahan sel di dalam tubuh atau di dalam vagina. penyakit kanker vagina banyak dialami oleh wanita lanjut usia, atau wanita yang tidak muda lagi. gejala yang bisa di tunjukkan pada kanker vagina akan menyebabkan tidak normalnya keputihan yang dikeluarkan oleh vagina. karena keputihan keluar dari vagina yang terdapat sel kanker maka dari itu keputihan bisa berbau tidak sedap, atau pun bisa menyebabkan bagian bau vagina dan vagina gatal akibat drai tekstur dan aroma dari keputihan vagina yang dikeluarkan tidak sedap. Sakit pada vagina merupakan gejala kanker vagina yang akan dialami juga karena di sebabkan oleh kanker vagina atau sel kanker di dalamnya.

Faktor Penyebab Kanker Vagina

Penyakit kanker vagina bisa menyebabkan penderitanya akan sakit di vagina pada saat melakukan hubungan seksual, dan setelahnya juga bisa menyebabkan vagina mengeluarkan darah. darah pada yang dikeluarkan oleh vagina juga bisa dialami karena di sebabkan kanker vagina. dan selain itu juga bisa pendarahan di saat bukan saat menstruasi, sudah menopause, atau pun juga ketika tidak melakukan hubungan seksual juga bisa di sebabkan oleh kanker vagina. kanker vagina bisa menyebabkan penurunan berat badan yang di sebabkan oleh penurunan nafsu makan akibat penyakit kanker vagina. dan semua gejala kanker vagina dialami karena ada penyebabnya, penyebabnya merupakan faktor penyebab kanker vagina. seperti di bawah ini faktor penyebab kanker vagina :

  • Virus hpv, faktor penyebab kanker vagina akibat di infeksi oleh virus hpv, virus hpv bisa masuk ke dalam vagina dan menginfeksi bagian dalamnya, setelah infeksi maka sel sel di dalamnya bisa berubah menjadi sel kanker sehingga mengakibatkan penyakit kanker vagina. infeksi virus hpv terjadi bisa dikarenakan tidak menjaga kesehatan dan kebersihan vagina, atau virus tersebut di dapatkan dari hubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi virus hpv sebelumnya.
  • Penyakit hiv, penyakit hiv yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh juga bisa dialami karena di sebabkan oleh penyakit hiv. Terinfeksi virus hiv sangat rentan untuk terinfeksi oleh berbagai macam virus dan salah satunya virus hpv yang merupakan faktor penyebab kanker vagina.
  • Genetik, yang bisa menjadi faktor penyebab kanker vagina juga karena disebabkan oleh keturunan keluarga yang juga pernah menderita penyakit kanker vagina. karena memiliki ada salah satu anggota keluarga yang pernah menderita penyakit kanker vagina sehingga risiko oleh anggota keluarga yang lainnya pun juga tinggi.
  • Pola hidup, penyakit kanker vagina juga bisa di sebabkan oleh pola hidup, pola hidup yang akan menyebabkan penyakit kanker vagina yaitu pola hidup yang tidak sehat sehingga kondisi mengganggu organ tubuh seperti terjadinya penyakit kanker vagina salah satunya. Pola hidup yang bisa menyebabkan kanker vagina bisa dari makanan, minum alkohol, rokok, stress bisa meningkatkan risiko untuk menderita penyakit kanker vagina juga.
  • Melahirkan di usia dini, melahirkan di saat usia yang terlalu muda tidak baik, karena melahirkan di usia ini salah satu faktor penyebab kanker vagina oleh sebab itu sebaiknya mengatur pernikahan dan juga melakukan hubungan seksual yang sehat.
  • Alat kb, pil kb banyak di gunakan untuk mengatur hormon tubuh, dan pil kb yang di gunakan terlalu lama tidak baik karena bisa memberikan efek samping yang salah satunya penyakit kanker vagina.

Penyakit kanker vagina sulit untuk diketahui pada tahap awal sehingga baru diketahui pada saat tahap yang lebih parah. oleh karena itu untuk wanita yang aktif melakukan hubungan seksual dan juga wanita yang telah menikah sebaiknya melakukan pemeriksaan pap smear yang di lakukan setiap 5 tahun sekali untuk mengetahui adanya perubahan sel di dalam vagina.

Faktor Penyebab Kanker Vagina

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Vagina

Penyakit Kanker VaginaPenyakit kanker vagina merupakan suatu kondisi dengan tingkat keganasan dalam bentuk kanker yang munculnya di vagina organ intim kewanitaan, dan tidak meliputi dibagian serviks dan juga dibagian vulva. Vagina letaknya berada diantara vulva hingga di awal serviks uteri. Untuk  kasus penyakit kanker vagina yang harus diklasifikasikan sebagai bentuk karsinoma vagina jika lokasi primer dari pertumbuhannya adalah dibagian vagina.

Penyakit Kanker Vagina

Penyakit Kanker Vagina

Penyakit Kanker Vagina

Penyakit kanker vagina primer yang kasusnya jarang terjadi, yakni adalah sekitar 1-2% dari keseluruhan penyakit kanker ginekologi. Dan selain itu, kontinuitas jaringan diantara vagina serta serviks yang sering mengakibatkan kejadian dari kasus penyakit kanker vagina menjadi sulit untuk diidentifikasikan. Menurut salah satu penelitian yang dilakukan, tingkat keganasan invasif yang melibatkan organ serviks serta vagina yang diklasifikan sebagai salah satu bentuk keganasan pada organ serviks. Vagina adalah salah satu bentuk lokasi yang paling sering dari terjadinya asus metastatis dari keganasan serviks dan juga endometrium sehingga akan menyebabkan semakin sulit untuk bisa menentukan suatu lokasi yang paling utama dari tingkat keganasannya.

Di Amerika Serikat sendiri, penyakit kanker vagina dua kali lebih sering terjadi oleh wanita dengan kulit hitam dibandingkan dengan wanita kulit putih. Walaupun masih belum ada data yang kuat selain dari AS dan diperkirakan jika angka dari kejadian penyakit kaner vagina dinegara berkembang justru lebih tinggi dibandingkan dengan negara AS. Angka 5 years survival atau rata-rata dari kemampuan hidup selama 5 tahun setelah mereka terdeteksi menderita penyakit kanker adalah sekitar 50%, dan kira-kira sama dengan penyakit kanker serviks jumlahnya.

Wanita dengan stadium awal pada penyakit kanker vagina biasanya mengalami asimptomatik yang tidak disertai gejala. Karena penyakit kanker vagina ini biasanya sering bersamaan dengan munculnya infeksi HPV yang aktif pada pasien dan biasanya akan muncul keluhan adanya kutil pada daerah vulva, atau juga cairan yang busuk keluar dari kutil vagina tersebut. Dan jika sudah berada ditingkat stadium lanjut, maka akan memberikan suatu gejala pendarahan serta disertai dengan munculnya nyeri.

Sama halnya dengan penyakit kanker serviks. Cara yang dilakukan untuk mengatasi penyakit kanker vagina adalah dengan merubah perilaku seks yang bisa menurunkan resiko dari munculnya paparan pada HPV dan sekaligus juga membantu menurunkan insiden dari penyakit kanker vagina. Karena adanya hubungan antara HPV dengan penyakit kanker vagina, maka sangat diharapkan sekali bisa dihindari dengan cara pemberian vaksin profilaktik HPV.

Pencegahan dari penyakit kanker vagina yang meliputi dengan melakukan diagnosis serta terapi yang tepat untuk lesi prematur atau VAIN. Penderita dengan hasil Pap yang tidak normal mereka harus menjalankan pemeriksaan vagina dengan menyeluruh (selain dari pemeriksaan serviks dan juga vulva). Misalnya seperti penyakit kanker serviks, lesi displasia vagina yang akan berubah menjadi putih dengan pemberian dari asam asetat sekitar 4%.

Lesi yang mencurigakan ini akan diperiksa dengan kolposkopi dan selanjutnya akan dilakuan biopso. Dan secara kebetulan, kelainan yang hanya bisa ditemukan pada vagina, namun biasanya multifokal. Karena kurangnya petunjuk yang lebih jelas tentang pengobatan untuk kondisi seperti diatas, dan terapi harus dilakukan pada setiap individu.

Faktor resiko dari terjadinya penyakit kanker vagina adalah :

  1. Usia lanjut yakni adalah usia puncak di dekade 6-7
  2. Pemakaian dari ring pessaries
  3. Infeksi HPV dan juga infeksi menular lainnya
  4. Riwayat kesehatan genital warts atau kutil kelamin. Vaginitis kronik, dan juga menopause yang terlambat
  5. Masturbasi serta mengalami kegemukan
  6. Radiasi dan juga paparan dietilstilbestrol (DES) in utero.

Wanita yang terinfeksi dengan penyakit HPV tipe onkogenik atau cenderung memicu terjadinya penyakit kanker biasanya akan beresiko untuk terserang penyakit ini. Walaupun tidak terbukti secara klinis dari salah satu penelitian epidemologis, faktor resiko penyakit kanker serviks dan juga penyakit kanker vagina adalah sama yaitu adalah terpapar karena infeksi HPV.

Selain itu adalah faktor terbesar penyebab penyakit kanker vagina adalah wanita yang sebelumnya sudah pernah mengalami penyakiti kanker serviks dan kanker vulva. Dan penelitian di 121 pasien yang dilakukan oleh VAIN, Dogde, dan juga kawan-kawan yang menemukan jika 22% diantaranya yang dilakukan suatu pembedahan pada cerical intraephithelial neoplasma atau CIN dan 22% yang lainnya yang harus dilakukan dengan histerektomi.

Gejala yang ditandai dari penyakit kanker vagina adalah :

  1. Pendarahan yang tidak normal
    Biasanya lebih banyak terjadinya contact bleeding, dan biasanya akan terjadi setelah melakukan hubungan seksual atau setelah masa menopause wanita.
  2. Keputihan yang tidak normal
    Keputihan yang biasanya dihubungkan dengan penyakit tumor yang merusak organ serta infeksi, dan cairan yang dikeluarkan bisa seperti air, dan juga bisa mirip sup, atau juga disertai dengan adanya darah. dan jika muncul seperti ini maka sebaiknya lakukanlah pemeriksaan pap smear untuk bisa dideteksi secara dini.
  3. Gejala tekanan atau kompresi
    Setelah penyakit kanker stadium akhir yang menekan organ sekitar, maka akan muncul gejala kompresi. Misalnya adalah disaat menekan kandung kemih serta saluran kencing, maka akan muncul gejala urgensi, dan sering buang air kecil, serta lainnya.

Penyakit Kanker Vagina

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mencegah Kanker Pada Wanita

Kanker tumbuh dan terbentuk dalam jangka waktu yang lama bahkan bertahun-tahun. Ini berarti pertumbhan dan penyebarannta dapat docegah. Pencegahan kanker dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan dan menghindari makanan yang mengandung zat karsinogen. Untuk itu, sangat disarankan mengonsumsi buah dan sayur secara rutin  untuk mencegah kanker pada wanita karena di dalamnya banyak mengandung kalsium, riboflavin, beta-larotin, falate, lutein, vitamin A, vitamin B dan vitamin D. Mengonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung antioksidan secara teratur dalam jumlah yang mencukupi terbukti dapat mengurangi resiko terserang kanker. Antioksidan adalah zat yang ampu mematikan zat lain yang membuat sel-sel menjadi rapuh dan mampu memperbaiki sel yang rusak. Zat ini terbukti bisa meracuni secara langsung sel-sel tumor atau kanker.

Mencegah kanker pada wanita dapat dilakukan dengan mengonsumsi sayuran yang berawarna hijau tua seperti brokoli, bunga kol, kubis, lobak, kangkung, bayam, dan selada sangat kaya dengan zat antioksidan seperti beta karotin, falate, dan lutein. Jenis sayuran lain seperti wortel, kentang, tomta, bawang putih, bawang merah, dan kacang-kacangan termauk kacang kedelai juga termasuk kandungan zat antioksidan. Tomat, misalnya mengandung zar lycopen yang dapat mencegah berkembangnya zat-zat pemicu kanker dalam tubuh.

mencegah-kanker-vagina

 

Sementara jenis buah-buahan yang sebaiknya lebih sering dikonsumsi untuk mencegah kanker pada wanita, khususnya bagi wanita yang memiliki resiko paling besar terkena kanker, antara lain jeruk, apel, pir, pisang dan semangka. Buah-buahan tersebut mengandung caretenoid, flavonoid, dan lycopen yang dapat menghambat pertumbuhan kanker.  Selain mengonsumsi buah dan sayur bisa mengurangi resiko terkena kanker. Namun, sebaiknya disertai dengan pola hidup yang sehat seperti menghindari kebiasaan merokok, menghindari hubungan seksual dengan cara berganti-ganti pasangan menghindari stes, berolahraga yang cukup, dan secara berkala memeriksakan diri ke dokter.

Terapi pendukung yang dilakukan dapat bersifat pencegahan kanker, terapi paliatif untuk meringankan penderitaan dari serangan kanker, dan terapi pendukung untuk penyembuhan kanker. Dalam melakukan terapi pendukung harus menggunakan pertimbangan mudah dilakukan aman dan logis. Mudah dilakukan artinya orang dapat melakukan sendiri atau dengan bantuan orang lain. Aman berarti tdak ada efek samping yang berbahay, terutama bagi orang yang diterapi. Sementara itu, logis berarti dapat diterima oleh pikiran ilmiah.

Salah satu kiat hidup sehat agar terhindari dari penyakit kanker adalah dengan cara mengonsumsi makanan sehat dan menjauhi makanan yang mempunyai sifat karsinogenik. Caranya dengan membatasi konsumsi sumber radikal bebas guna menekan perkembangan sel-sel kanker, sebaliknya harus meningkatkan konsumsi antioksidan pelawan kanker yang sekaligus mengandung zat gizi pemacu kekebalan tubuh. Hal ini harus diperhatikan terutama bagi mereka yang mempunyai faktor resiko terkena kanker.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Pada Wanita

Kanker pada wanita dalam pengertian sederhana adalah sel yang tumbuh terus menerus secara tidak terkendali, tidak terbatas, dan tidak normal (abnormal). Petumbuhan sel-sel kanker tidak terkoordinasi dengan jaringan lain sehingga berbahaya bagi tubuh. Konteks lain menyebutkan kanker merupakan tumor ganas yang mengalami pertumbuhan abnormal yang tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Dalam kondisi normal sel hanya akan berkembang biak dengan cara membelah diri jika ada yang mati atau rusak. Sel kanker akan terus mengalami perkembangbiakan meskipun tidak dibutuhkan oleh tubuh. Sel kanker merusak jaringan sel lain yang normal dan menyebar ke organ tubuh lain melalui jaringan ikat, darah, saraf, dan jaringan penunjang organ tubuh. Bagian organ tubuh yang terserang sel kanker akan terhambat pertumbuhannya.

Penyakit kanker pada wanita termasuk penyakit yang tidak menular. Penyakit ini timbul akibat kondisi fisik yang tidak normal dan pola hidup yang tidak sehat. Meskipun demikian, penyakit ini bisa diturunkan pleh orangtua kepada anaknya. Resiko terkena kanker pada wanita sangat besar jika salah satu anggota keluarganya terkena kanker. Penyakit kanker atau karsinoma dapat menyerang semua lapisan masyarakat tanpa mengenal status sosal, umur dan jenis kelamin. Dari segi status social, penyakit kanker dapat menyerang orang kaya, miskin, berpendidikan tinggi, maupun orang-orang yang salam sekali tidak berpendidikan. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa tidak luput juga dari serangan kanker. Begitu pula dengan pria maupun wanita dapat terserang penyakit yang paling banyak ditakuti ini. Namun, berdasarkan data yang ada diperkirakan sekitar 605 penderita kanker di Indonesia adalah wanita.

kankervaginaaaa

Kanker pada wanita teritama pada organ reproduksi telah menjadi momok bagi kaum wanita. Ancaman tidak memiliki keturunan atau mandul menjadi mimpi buruk bagi mereka. Namun demikian, tidak sedikit wanita yang bersikap acuh dengan kondisi kesehatan organ reproduksinya. Setelah terjadi keluhan pada organ reproduksinya, barulah mereka mengadu pada dokter. Padahal kanker ini bisa dicegah pertumbuhan dan penyebarannya, jika dilakukn deteksi dan pemeriksaan secara dini. Hingga sekarang penyebab utama kanker pada wanita belum diketahui secara pasti oleh para ahli. Mereka kini masih terus melakukan kajian. Namun, terjadinya kanker pada wanita dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti :

  1. Keturunan
  2. Umur
  3. Makanan
  4. Bahan kimia
  5. Pola hidup yang tidak sehat

Kanker yang menyerang pada wanita pada dasarnya dapat diobati dengan berbagai cara. Selama ini cara yang banyak ditempuh oleh para penderita adalah dengan pengobatan medis (melalui dokter). Pengobatan medis tersebut antara lain dengan operasi, radioterapi, kemoterapi, hormonal terapi, dan immunoterapi. Selain pengobatan secara medis, saat ini  telah berkembang teknik pengobatan dengan menggunakan tanaman obat. Terbukti tanaman obat mampu mengurangi dan menghambat perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Vagina

Kanker vagina biasanya merupakan akibat dari metastatis koriokarsinoma atau dari kanker serviks atau kanker organ yang berkaitan seperti uterus, vulva, kandung kemih, atau rectum. Kanker vagina primer tidak umum. Faktor-faktor resiko kanker serviks, pemajanan dietilstillbestron (DES) dalam uterus, kanker vagina atauu kanker vulva sebelumnya, terapi radias terdahulu, riwayat papilomavirus manusia (HPV) atau penggunaan kontrasepsi. Kubah vagina mencakup bagian terbawah dari leher rahim dengan mulut rahim. Di sebelah bawah, vagina berlanjut ke dalam vulva. Meliputi seluruh panjangnya, vagina terletak diantara jalan kemih dan rectum. Hubungan anatomis yang erat ini menentukan hubungan klinis satu sama lain dari keganasan ketiga daerah ini. Karena situasi anatomis ini, mudah terjadi pertumbhan masuk dari kanker vagina ke dalam kandung kemih, leher kandung kemih dan saluran kemih sebelah depan serta ke poros usus disebelah belakang, Pengaliran limfe dari vagina adalah terlebih dahlu ke kelnjar limfe di panggul kecil. Tumor ganas di daerah yang berbatasan dengan vulva,mempunyai aliran limfe ke kelenjar lipat paha.

Kanker primer dari vagina jarang ditemukan. Namun pertumbuhan masuk dari kanker leher rahim di puncak vagina, banyak terjadi. Tidak diketahui adaya faktor penyebab pada kanker vagina  atau peningkat resiko yang prominen. Kebanyakan kanker vagina adalah kanker sel lempeng. Lainnya adalah adenokarsinoma. Disini jarang sekali muncul tumor ganas asing, yaitu melanoma dan kanker sel jaringan limfe. Tingkatan TNM-nya adalah sebagai berikut stadium I tumor terbatas sampai dinding vagina, stadium II pertumbuhan lanjur tumor menembus dinding vagina tanpa tumbuh masuk keorgan-organ diseputarnya  dan tanpa mencapai dinding panggul, Stadium III pertumbuhan lanjut tumor sampai ke dinding panggul, Syadium Iv pertumbuhan masuk ke kandung kemih atau rectum atau penyebaran diluar panggul kecil.

kankervagina

 

Kanker vagina biasanya ditemukan di bagian teratas dari vagina. Baik pemeriksa maupun yang diperiksa harus menyadari bahwa kanker ini mudah terlewatkan pada pemeriksaan. Hal ini dapat terjadi jika pemeriksa hanya memusatkan perhatian pada leher dan mulut rahim, sementara kanker vagina terletak tersembunyi di belakang salah satu bilah speculum paruh bebek. Pengontrolan seksama harus dilakukan untuk selutuh vagina.

Untuk penanganan kanker vagina, harus dipilih antara bedah dan radiologi. Tumor kecil yang tidak tumbuh lanjut dapat dieksisi. Bedah radikal pertumbuhan lanjut memerlukan pengosongan total dari panggul kecil dengan memasang stoma usus besar dan urostoma. Untuk radioterapi, dapat dipertimbangkan kombinasi penyinaran luar dan dalam. Pada satidum I, lebih dari separuh penderita hidup lebih dari lima tahun. Sementara untuk stadium lanjut, prognosisnya jauh lebih buruk.

Posted in Kanker Vagina | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Vagina

Faktor risiko dari kanker vagina sama dengan kanker serviks. Penyebab kanker vagina umumnya paling banyak disebabkan oleh infeksi Human Virus Papilloma atau HPV. Risiko untuk kanker vagina adalah kanker terdahulu, seperti kanker serviks atau vulva yang mengindikasikan penyebab yang sama. Human virus papilloma telah secara tetap ditemukan pada kanker vagina. Faktor risiko terbesar untuk kanker vagina yaitu wanita yang sebelumnya menderita karsinoma serviks dan vulva.

Berikut ini beberapa penyebab dan gejala dari kanker vagina, yakni :

a. Penyebab kanker vagina

1. Usia

wanita yang berusia diatas 60 tahun umumnya menderita kanker vagina dengan jenis karsinoma skuamosa dan kanker vagina itu sendiri menyerang wanita yang berusia sekitar 50-70 tahun.

2. DES (dietilstilbestrol)

DES merupakan suatu jenis obat hormonal yang dahulu banyak digunakan untuk mencegah keguguran pada wanita hamil. Apabila DES ini dikonsumsi oleh wanita hamil ketika masa kehamilan memasuki usia 16 minggu akan beresiko tinggi pada keguguran. Untuk mengkonsumsi DES ini harus melalui petunjuk dokter. Selain itu dari kasus yang terjadi 1 diantara 1000 wanita yang mengkonsumsi DES adalah mereka yang menderita adenokarsinoma yang menyerang sel bersih pada vagina mapun serviks.

3. Adenosis vagina

Sekitar 40 % wanita yang telah mengalami measa menstruasi, umumnya pada vagina akan ditemukan daerah-daerah tertentu yang dilapisi dengan sel gepeng yang disebut dengan sel skuamosa. Sel ini hampir ditemukan di dalam kelenjar rahim bagian bawah dan lapisan rahim. Umumnya terjadi pada wanita yang terpapar leh DES selama perkembangan janin.

4. Infeksi Human virus papilloma (HPV)

Infeksi virus ini merupakan infeksi yang banyak terjadi dan merupakan virus penyebab yang banyak ditularkan melalui hubungan intim. HPV ini juga disebut sebagai virus penyebab kutil pada kelamin.

5. Hubungan intim yang dilakukan saat usia dini

6. Sering melakukan hubungan intim dengan pasangan berbeda

7. Menderita kanker serviks sebelumnya

8. Vagina yang terinfeksi atau teriritasi

9. Merokok

b. Gejala kanker vagina

Organ reproduksi wanita rentan sekali dengan berbagai resiko penyakit. Vagina merupakan salah satu organ yang mudah terinfeksi oleh suatu mikroorganisme yang ditimbulkan oleh diri sendiri atau oleh pasangannya. Kanker vagina menyebabkan kerusakan pada lapisan vagina dan menyebabkan terbentuknya luka terbuka yang dapat mengakibatkan perdarahan dan vagina terinfeksi.

Seseorang yang menderita kanker vagina mungkin akan mengalami perdarahan melalui vagina atau keluar cairan encer dari vagina yang umumnya timbul usai melakukan hubungan intim. Jika ukuran kanker vagina memasuki stadium lanjut dengan ukuran kanker yang besar dapat mempengaruhi fungsi dari kandung kemih dan rektum, kemudian mengalami urgensi atau kesulitan untuk berkemih dan ketika berkemih terasa sakit dan nyeri.

Gejala lainnya yang mungkin timbul dan dirasakan adalah :

– Dari vagina keluar cairan dalam jumlah banyak seperti keputihan atau terkadang seperti darah (bukan darah menstruasi).

– Merasakan seperti adanya benjolan atau ada sesuatu yang menganjal di dalam vagina.

– Rasa nyeri ketika melakukan hubungan intim

– Jika sudah memasuki stadium lanjut, akan mengalami kesulitan dalam berkemih, rasa sembelit dan nyeri panggul yang tertahankan.

Posted in Kanker Vagina, Vagina | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Kanker Vagina

Di Amerika Serikat, kanker vagina dua kali lebih sering dialami oleh wanita kulit hitam dibanding dengan wanita kulit putih. Walaupun tidak ada data kuat selain dari AS, dapat diperkirakan bahwa angka kejadiannya di negara berkembang jauh lebih tinggi daripada dari AS.

Kanker vagina memiliki beberapa katergori kanker dengan tingkat risiko yang berbeda pula, yakni :

1. Karsinoma sel skuamosa

Karsinoma sel skuamosa yang merupakan salah satu jenis dari kanker vagina banyak terjadi sekitar 85-90 %. Karsinoma sel skuamosa ini berawal dari epitelium vagina, umumnya banyak ditemukan pada wanita yang berusia 60-80 tahun. Karsinoma verukosa merupakan jenis dari karsinoma sel skuamosa dengan pertumbuhan kanker yang cukup lambat. Karsinoma ini tumbuh ke arah vagina dan terlihat seperti seperti kutil atau bunga kol. Karsinoma sel skuamosa tidak tumbuh secara tiba-tiba, kanker ini berkembang selama bertahun-tahun dari suatu perubahan prekanker pada vagina yang disebut neoplasi intraepitel vagina (NIVA).

2. Adenokarsinoma

Jenis kanker vagina yang angka kejadian atau kasus yang terjadi hanya 5-10 % , umumnya terjadi pada wanita yang berusia 12-30 tahun.

kanker vagina

kanker vagina

3. Melanoma maligna

bagian dari jenis kanker yang kasus terjadinya hanya 2-3 %. Jenis kanker vagina ini berawal dari sel-sel penghasil pigmen dan lebih sering terjadi di vagina bagian bawah.

4. Sarkoma

Jenis kanker vagina yang terakhir adalah kanker sarkoma yang angka kejadiannya hanya 2-3 %. Sarkoma ini tumbuh jauh di dalam dinding vagina, bukan pada epitelium. Beberapa jenis sarkoma yang paling banyak terjadi ditemukan adalah leiomiosarkoma yang umumnya menyerang wanita yang berusia diatas 50 tahun. Rabdomiosarkoma merupakan jenis kanker vagina yang umum dialami oleh anak-anak dan umumnya banyak terjadi sebelum usia 3 tahun. Sel-sel kanker dari rabdomiosarkoma hampir menyerupai dengan sel otot volunter yang merupakan suatu jaringan yang dalam keadaan normal tidak ditemukan pada dinding vagina.

Posted in Kanker Vagina, Vagina | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Organ Reproduksi Wanita

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang memiliki saluran sepanjang 7,5-10 cm, dengan ujung atasnya berhubungan dengan serviks (leher rahi, atau bagian terendah dari rahim). Sedangkan ujung bawahnya berhubungan dengan vulva.

Vagina dikelilingi oleh dinding vulva yang dilapisi oleh epitelium yang terbentuk dari sel-sel skuamosa.  Kemudian di bawah epitelium ini terdapat jaringan ikat, otot involunter, kelenjar getah bening dan persarafan. Dinding vagina memiliki banyak lipatan yang berfungsi untuk membantu vagina tetap terbuka ketika berhubungan intim atau prosse persalinan berlangsung secara normal.

Bagian organ reproduksi wanita

Bagian organ reproduksi wanita

Kanker vagina merupakan kanker pada wanita usia lebih dari 50 tahun dengan gambaran ASR yang sama dengan kanker vulva yaitu meningkat secara gradual sepanjang hidupnya dengan puncaknya pada usia setelah 80 tahun.

Menurut International Federation of Gynecology and Obstetrics (FIGO), keganasan incasif yang melibatkan serviks dan vagina diklasifikasikan sebagai keganasan servikal. sebagai tambahan, vagina merupakan lokasi metastasis (perkembangan) dari keganasan serviks dan endometrium tersering sehingga semakin sulit untuk menentukan lokasi primer keganasan.

Angka five years survival rate (rata-rata kemampuan hidup dalam 5 tahun setelah terdeteksi adanya kanker dadalh 50 % sama dengan kanker serviks). Kanker vagina primer jarang terjadi, kira-kira 1-2 % dari seluruh kanker ginekologi. kontinuitas jaringan antara vagina dan serviks menyebabkan insiden kanker vagina sulit dikenali. Insiden yang dilaporkan sangat sedikit. Antara tahun 1985-1994 terjadi 4.885 kasus kanker vagina yang dilaporkan. Sebanyak 2.100 kausus dilaporkan ACS untuk tahun 2001.

Posted in Kanker Vagina, Vagina | Tagged , , , , , , | Leave a comment