Kanker Vagina

Kanker vagina biasanya merupakan akibat dari metastatis koriokarsinoma atau dari kanker serviks atau kanker organ yang berkaitan seperti uterus, vulva, kandung kemih, atau rectum. Kanker vagina primer tidak umum. Faktor-faktor resiko kanker serviks, pemajanan dietilstillbestron (DES) dalam uterus, kanker vagina atauu kanker vulva sebelumnya, terapi radias terdahulu, riwayat papilomavirus manusia (HPV) atau penggunaan kontrasepsi. Kubah vagina mencakup bagian terbawah dari leher rahim dengan mulut rahim. Di sebelah bawah, vagina berlanjut ke dalam vulva. Meliputi seluruh panjangnya, vagina terletak diantara jalan kemih dan rectum. Hubungan anatomis yang erat ini menentukan hubungan klinis satu sama lain dari keganasan ketiga daerah ini. Karena situasi anatomis ini, mudah terjadi pertumbhan masuk dari kanker vagina ke dalam kandung kemih, leher kandung kemih dan saluran kemih sebelah depan serta ke poros usus disebelah belakang, Pengaliran limfe dari vagina adalah terlebih dahlu ke kelnjar limfe di panggul kecil. Tumor ganas di daerah yang berbatasan dengan vulva,mempunyai aliran limfe ke kelenjar lipat paha.

Kanker primer dari vagina jarang ditemukan. Namun pertumbuhan masuk dari kanker leher rahim di puncak vagina, banyak terjadi. Tidak diketahui adaya faktor penyebab pada kanker vagina  atau peningkat resiko yang prominen. Kebanyakan kanker vagina adalah kanker sel lempeng. Lainnya adalah adenokarsinoma. Disini jarang sekali muncul tumor ganas asing, yaitu melanoma dan kanker sel jaringan limfe. Tingkatan TNM-nya adalah sebagai berikut stadium I tumor terbatas sampai dinding vagina, stadium II pertumbuhan lanjur tumor menembus dinding vagina tanpa tumbuh masuk keorgan-organ diseputarnya  dan tanpa mencapai dinding panggul, Stadium III pertumbuhan lanjut tumor sampai ke dinding panggul, Syadium Iv pertumbuhan masuk ke kandung kemih atauu rectum atau penyebaran diluar panggul kecil.

Kanker vagina biasanya ditemukan di bagian teratas dari vagina. Baik pemeriksa maupun yang diperiksa harus menyadari bahwa kanker ini mudah terlewatkan pada pemeriksaan. Hal ini dapat terjadi jika pemeriksa hanya memusatkan perhatian pada leher dan mulut rahim, sementara kanker vagina terletak tersembunyi di belakang salah satu bilah speculum paruh bebek. Pengontrolan seksama harus dilakukan untuk selutuh vagina.

Untuk penanganan kanker vagina, harus dipilih antara bedah dan radiologi. Tumor kecil yang tidak tumbuh lanjut dapat dieksisi. Bedah radikal pertumbuhan lanjut memerlukan pengosongan total dari panggul kecil dengan memasang stoma usus besar dan urostoma. Untuk radioterapi, dapat dipertimbangkan kombinasi penyinaran luar dan dalam. Pada satidum I, lebih dari separuh penderita hidup lebih dari lima tahun. Sementara untuk stadium lanjut, prognosisnya jauh lebih buruk.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Vagina and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>